Sejarah Liverpool
Liverpool FC atau yang lebih dikenal dengan sebutan The Red adalah salah satu klub bola tersukses dalam Liga Inggris, Liverpool sendiri diambil dari nama sebuah kota di Inggris.
Klub yang sudah beberapa kali memenangkan trovi Liga Inggris maupun Champions dan Piala FA, memiliki sebuah stadion di Anfield yang letaknya beberapa kilometer dari jatung kota Liverpool.
Stadion Anfield atau lengkapnya The Anfield Stadium mempunyai kapasitas kurang lebih 45.400 kursi, dibuka pada tahun 1884 dan langsung digunakan untuk pertandingan oleh Everton FC.
Hingga akhirnya pada tahun 1892 sampai dengan sekarang stadion tersebut digunakan oleh Liverpool FC, dan merupakan kebanggaan tersendiri untuk klub tersebut. Begitu banyak torehan sejarah yang telah diciptakan dalam stadion tersebut baik yang membanggakan maupun tragedy yang tidak diinginkan.
Dalam perjalanannya stadion tersebut sudah mengalami beberapa renovasi yang dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para penonton dan juga pemainnya.
Didirikan pada tanggal 15 Maret 1892 oleh John Houlding, Liverpool FC mempunyai lambang utama seekor burung dengan kombinasi tameng dan beberapa tulisan, namun dalam perjalanannya lambang atau logo klub tersebut mengalami banyak perubahan dengan tanpa merubah warna dan gambar burung “Liver Bird” itu sendiri.
Perubahan tersebut terjadi karena adanya pergantian sponsor untuk kostum para pemain Liverpool dari UMBRO ke REEBOK pada tahun 1985. Hingga saat ini Liverpool sudah mengalami tiga kali pergantian sponsor untuk pemasok kostum, yaitu :
Tahun : 1973 – 1985 : Umbro
1985 – 2006 : Reebok
2006 – 2012 : Adidas
2012 – : Warrior
Selain sponsor yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kostum para pemain dan klub tersebut, Liverpool FC juga mempunyai sponsor guna menghandle biaya-biaya ataupun pengeluaran untuk memfasilitasi kegiatan serta kejuaraan yang diikuti. Seperti dari Hitachi, Crown Paints, Candy, Carlsberg dan Standard Chartered.
Masa keemasan Liverpool FC pernah dilewati sekitar tahun 1970 sampai dengan 1980, dengan para pemain-pemain hebatnya seperti Kenny Dalglish dan Ian Rush yang telah menciptakan banyak gol disepanjang musim.
Sedangkan untuk pelatih Bill Shankly menjadi salah satu pelatih terbaik pada klub tersebut, Shankly disebut sebagai pelatih yang sukses membangkitkan kembali Liverpool FC pada keterpurukannya selama delapan musim.
Sehingga untuk mengenang jasanya pada pintu masuk stadion Anfield dibuatkan patung bersejarah Bill Shankly, yang tidak lain untuk menghormati segala jasa dan kerja keras yang telah diberikan oleh klub ternama di kota Inggris.
Perjalananya Liverpool pun tidak selalu mulus, tragedy Heysel pada tahun 1985 dan 1989 tragedi Hillsborough telah membuat klub di Inggris tidak bisa mengikuti ajang kejuaran piala Eropa selama lima tahun, begitu juga yang terjadi dengan Liverpool FC.
Hal tersebut tentunya sangat disayangkan karena bisa menghambat perjalanan karir para klub di Inggris, namun setidaknya setelah tragedy tersebut banyak pelajaran yang bisa diambil untuk tetap menjaga sportifitas baik pemain atau para pendukung dari masing-masing klub.
Liverpool FC mempunyai tim yang cukup solid serta kompeten dalam bidangnya masing-masing dan mempunyai peran sama penting antara satu sama lain, mulai dari manager, pelatih, tim medis dan juga para fisiotherapis. Dari setiap professi tersebut (Manager, Pelatih, Tim Medis) mempunyai assisten tersendiri untuk memaksimalkan kinerja masing-masing tim, hal tersebut tentunya sangat membantu dalam eksistensi Liverpool FC diantara klub-klub lainnya yang tidak kalah hebat dalam Liga Inggris.
Sumber
Label:
sejarah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar